KEPANDUAN : BERANI KOTOR ITU BAIK

Lumpur, tanah, pasir, pohon, air becek, serpihan bekas crayon atau cat air adalah bahan-bahan yang sering dianggap kotor. Tapi tahukah kita, semua itu ternyata bermanfaat bagi anak?

Aduuuhhh Nak………...!!!!! jagan main tanah nanti kamu cacingan!!!!!

Awas jangan mainan lumpur !!! nanti bajumu kotor! Dan masih banyak lagi perkataan yang lainnya yang sering terlontar dari orang tua pada anak. Banyak orang tua yang melarang anaknya bermain kotor  dengan alas an diantaranya karena takut anaknya sakit, alas an lain bahwa bermain kotor itu merepotkan karena harus repot membersihkan baju dan badan anak. Terkadang ada orang tua yang melarang karena alas an yang tidak jelas, seperti alas an status sosial bahwa anak-anak dari kelas atas tidak sepatutnya brmain kotor, dan hanya anak-anak kampung saja yang pantas bermain kotor. Tanpa mereka tahu bahwa hal itu adalah upaya menghambat perkembangan anak.

Tahukah kita bahwa jika anak mendapat larangan seperti di atas, maka mereka berpotensi mengalami hambatan perkembangan , keberanian, kecerdasan, rasa percaya diri, dan sikap positif anak lambat laun akan menurun.  Ketakutan dan kekhawatiran orang tua merupakan kesalahan besar dalam pengasuhan anak. Saat anak dilarang melakukan sesuatu tanpa alas an yang jelas dan benar maka anak akan berfikir bahwa hal itu buruk baginya. Anak pun akan takut mencoba. Ini berarti anak kehilangan satu hal yang dapat mereka eksplorasi. Dan ada kemungkinan anak akan melakukannya secara sembunyi-sembunyi dan itu tentu tidak baik untuk mentalitas anak.

Beberapa manfaat bermain kotor bagi anak-anak:

1                     Meningkatkan keberanian anak.

Bermain kotor memberikan efek yang langsung dirasakan oleh anak. Misal saat anak bermain tanah, tangannya akan kotor. Bila bermain dengan binatang ia mungkin akan merasakan gerakan binatang, begitu pula  jika ia bermain cat air, tanah liat ataupun batu-batuan, ini akan memberikan sensasi yang berbeda dengan bermain benda-benda yang bersih. Pengalaman inilah yang akan menumbuhkan keberanian untuk mecoba  hal lain yang ada di sekitarnya.

                2.       Meningkatkan kreatifitas dan kecerdasan.

Bermain kotor dengan lingkungan sekitar akan memberikan kesempatan pada anak                              untuk belajar banyak ilmu. Mulai dari belajar berhitung, ilmu pengetahuan alam, bahkan ilmu empati, misalnya menunjukkan bahwa semut saling menyayangi antara satu dengan yang lain.

                3.        Melatih kemampuan motorik

                4.       Menemukan pengalaman yang baru.

Jika selama ini anak lebih sering bermain ditempat yang bersih, dengan bermain kotor dapat memberikan pengalaman yang baru. Anak akan menemukan hal-hal yang mungkinnya untuk pertama kali membuatnya merasa jijik, takut atau bau yang berbeda yang akan memperkaya pengalamannya.

5.          Menumbuhkan kepercayaan diri.

Ketika anak bermain kotor akan tumbuh percaya diri yang mungkin selama ini membuatnya takut. Kepercayaan diri ini akan mendorong anak untuk melakukan hal-hal baru, dan itu sangat bermanfaat bagi perkembangan anak.

6.          Meningkatkan imunitas

Penelitian menunjukkan bahwa anak yag hidup pada tempat yang kotor relative lebih    kuat menghadapi kuman daripada anak yang hidup dan tinggal di lingkungan yang lebih bersih. Tapi bukan berarti anak perlu hidup di lingkungan yang kotor  tetapi anak perlu sesekali bersentuhan dengan benda-benda yang dianggap kotor seperti tanah, tumbuhan, hewan, atau air kotor.

7.          Mendekatkan pada alam.

 


Share :